Download Kajian Kitab Laamiyah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Download Kajian Kitab Al-Fawa'idul Bahiyyah Fii Syarhi Laamiyah Syakhil Islam Ibni Taimiyah Rahimahullah (Ta'lif Syaikh Muhammad Bin Hizam Hafizhahullah).
Dimanakah Roh Para Nabi.?
Soal : Apakah para roh dan jasad pada nabi berada di atas langit ataukah hanya roh mereka saja yang di atas langit.?
Qurban, Keutamaan dan Hukumnya
Allah Berfirman : “Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan qurban.” (Al-Kautsar: 2)
Serba Serbi Air Alam
Allah berfirman : Dia telah menurunkan air kepada kalian supaya Dia (Allah) menyucikan kalian dengannya. (QS. Al-Anfal: 11)
Sahabatku Kan Kusebut Dirimu Dalam Do'aku
Rasulullah bersabda : Tidak sempurna keimanan salah seorang diantara kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya apa-apa yang ia cintai bagi dirinya sendiri (dari segala hal yang baik). (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Wednesday, February 29, 2012
Anjuran Untuk Melakukan Perbaikan Di Muka Bumi
Telah
merupakan hal yang dimaklumi dari kaidah agama kita bahwa syari’at
Islam ini datang untuk mewujudkan segala mashlahat atau
menyempurnakannya, menghilangkan segala madharat atau menguranginya. Hal
ini adalah karakteristik Islam yang sangat agung dan penuh dengan
keistimewaan.
Anjuran
untuk berbuat perbaikan dan larangan dari berbuat kerusakan di muka
bumi telah ditekankan dalam berbagai ayat, di antaranya adalah
firman-Nya,
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya.” (QS. Al-A’râf : 56)
“Dan janganlah kalian mentaati perintah orang-orang yang melewati batas, yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan.” (QS. Asy-Syu’arô` : 151-152)
Menyeru manusia kepada prinsip ini adalah salah satu tugas para nabi dan rasul. Nabi Sholih ‘alaihissalâm menyeru kaumnya,
“Dan
ingatlah olehmu di waktu Dia menjadikan kalian pengganti-pengganti (yang
berkuasa) sesudah kaum ‘Aad dan memberikan tempat bagi kalian di bumi.
Kalian dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kalian
pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; maka ingatlah
nikmat-nikmat Allah dan janganlah kalian merajalela di muka bumi membuat
kerusakan.” (QS. Al-A’râf : 74)
Haromnya Perbuatan Zholim, Khianat dan Melanggar Janji
Nilai-nilai
Islam yang agung nan suci sangat tidak sejalan dengan perbuatan zholim,
khianat dan melanggar janji. Karena kezholiman adalah meletakkan sesuatu
bukan pada tempatnya, dan khianat adalah tidak memenuhi amanah, dan
melanggar janji adalah akhlak yang tercela menurut kesepakatan
orang-orang yang berakal.
Allah Yang Maha
Kuat lagi Maha Perkasa, Yang menciptakan seluruh makhluk, telah
mengharamkan perbuatan zholim atas diri-Nya. Sebagaimana diterangkan
dalam hadits Qudsi, Allah berfirman,
يَا عِبَادِيْ إِنِّيْ حَرَّمْتُ الظَّلْمَ عَلَى نَفْسِيْ وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلَا تَظَالَمُوْا
“Wahai
segenap hambaku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan perbuatan zholim
atas diri-Ku dan Aku telah menjadikan hal tersebut sebagai perkara yang
haram antara sesama kalian, maka janganlah kalian saling menzholimi.” [1]
Dan Allah Tabâraka wa Ta’âlâ mengingatkan,
“Barangsiapa
yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri
dan barangsiapa yang berbuat jahat maka (dosanya) atas dirinya sendiri;
dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menzholimi hamba-hamba-Nya.” (QS. Fushshulit : 46)
Terangnya Jalan Islam
Syari’at Islam
telah menerangkan jalan yang sangat jelas dan terang. Tiada kewajiban
atas kaum muslimin kecuali hanya sekedar mengikuti jalan Islam,
mencontoh dan menjalankan tuntunannya. Karena jelasnya jalan Islam ini,
sehingga Allah Jalla wa ‘Azza memerintah Nabi-Nya untuk menyatakan kepada manusia apa yang tertera dalam firman-Nya,
“Katakanlah:
“Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku berdakwah
ke (jalan) Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku
tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.” (QS. Yusuf : 108)
“Sesungguhnya telah datang kepada kalian cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan
kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya
ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan
orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang
dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS. Al-Ma`idah : 15-16)
Thursday, February 23, 2012
Daurah Sulawesi Ke-2 (se-Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Barat) di Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat.
InsyaAllah akan dilaksanakan
Daurah Sulawesi Ke-2 (se-Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Barat) di Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat.
Waktu: 3-4 Maret 2012/9-10 Rabi’uts Tsani 1433 H
Tempat: Masjid Agung Nurul Huda, Pasangkayu
InsyaAllah akan diisi oleh Asaatidz AhlusSunnah se-Sulutenggobar
Waktu: 3-4 Maret 2012/9-10 Rabi’uts Tsani 1433 H
Tempat: Masjid Agung Nurul Huda, Pasangkayu
InsyaAllah akan diisi oleh Asaatidz AhlusSunnah se-Sulutenggobar
Wednesday, February 22, 2012
Tuesday, February 21, 2012
Monday, February 20, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)


















